SALATIGA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Salatiga menggelar Pemantauan dan Evaluasi (Monev) program internasional Dialogue for Peace (DfP) di Aula SMP Negeri 10 Salatiga, Selasa (18/11/2025).
Kegiatan ini secara khusus mengevaluasi implementasi program DfP yang telah diintegrasikan dalam program live in lokal bertajuk “Live in Trisala: Srir Astu Swasti Prajabyah”. Acara ini dihadiri oleh para pimpinan Kwarcab serta narasumber kunci dari organisasi kepanduan tingkat dunia (WOSM) dan regional (APR).
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Kwartir Cabang Kota Salatiga, Kak Adhi Isnanto, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, Kak Adhi menekankan bahwa program Dialogue for Peace adalah inti dari kontribusi Pramuka di tengah masyarakat.
“Program ‘Live in Trisala’ ini adalah cara kita membumikan semangat ‘Dialogue for Peace’ dalam kearifan lokal Salatiga. Sesuai motto kita, ‘Srir Astu Swasti Prajabyah’ (Semoga Bahagia, Selamatlah Rakyat Sekalian), Pramuka harus menjadi agen perdamaian dan pembawa dialog yang menyejukkan,” ujar Kak Adhi.
Sambutan kedua disampaikan oleh Kak Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., yang menyoroti peran strategis program DfP dalam membangun karakter generasi muda yang toleran, inklusif, dan mampu menjadi penjembatan komunikasi di lingkungan yang beragam.
Evaluasi Langsung dari Pakar Global
Puncak acara adalah sesi paparan dan evaluasi yang diisi oleh dua narasumber internasional. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan Kwarcab Salatiga dalam mengimplementasikan program DfP berstandar global.
Kedua narasumber tersebut adalah:
Pewarta: Ilmi Islami Aziz