Sejarah: Pembentukan Kwartir Cabang Kota Salatiga

Tahukah kamu siapakah ketua Kwarcab Kota Salatiga yang pertama?

Dalam pidato Presiden Soekarno pada hari Kamis tanggal 19 Maret 1961, presiden memerintahkan pembentukan organisasi kepanduan Gerakan Pramuka paling lambat tanggal 17 Agustus 1961. Hal ini kemudian ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961 dengan pokok-pokok keputusan sebagai berikut:

  1. Penjelenggaraan pendidikan kepanduan kepada anak-anak dan pemuda Indonesia ditugaskan kepada perkumpulan GERAKAN PRAMUKA;
  2. Diseluruh wilajah Republik Indonesia perkumpulan GERAKAN PRAMUKA, DENGAN Anggaran Dasar sebagaimana tertera pada lampiran surat keputusan ini, adalah satu-satunja badan jang diperbolehkan menjelenggarakan pendidikan kepanduan itu;
  3. Badan-badan lain jang sama sifaatnja, atau jang menjerupai perkumpulan GERAKAN PRAMUKAA, dilarang adanja.

Bakri Wahab selaku Walikota Kepala Daerah Salatiga segera menindaklanjuti hal tersebut dengan mengeluarkan Surat Keputusan yang ditanda tangani pada tanggal 8 Juni 1961 untuk melebur seluruh perkumpulan kepanduan atau yang sama sifatnya atau yang menyerupai perkumpulan kepanduan di wilayah kotamadya Salatiga menjadi Gerakan Pramuka.

Selanjutnya Walikota Kepala Daerah Salatiga menunjuk pengurus Kwartir Cabang Salatiga sebagai berikut:

  1. Ketua Kwarcab : Martimilianus Soegijarto dari Pandu Katolik
  2. Urusan Puteri : S. Sartini dari Pandu Rakjat
  3. Urusan Putera : B. Soedarto dari Kepanduan Putera Indonesia
  4. Urusan Sekretariat : Komari Salah dari Pandu Islam
  5. Bendahara : Johnny Andries dari Pandu Kristen Indonesia

Tokoh Pendiri / Perintis Gerakan Pramuka Kota Salatiga Tahun 1961

About the Author

Pusdatin Kwarcab Kota Salatiga

Official Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Salatiga | dikelola admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga warta berikut